Jumat, 26 Februari 2010

Tutorial KKN (kuliah kerja nyata) bagian 2


Oleh: Ikhsan Peryoga

Setelah menerapkan strategi awal di pertemuan awal dan merencanakan strategi besar kita, selanjutnya marilah si kita bergerak ke tahap kedua pada bagian persiapan. Biasanyah-nyah ada pertemuan kelompok kedua setelah pertemuan yang pertama kemarin, atau kalo bukan kemarin, pokonyah-nyah pada waktu yang silam lah. Di kumpul-kumpul kedua kita biasanyah-nyah yang diomongkan adalah impentarisasi kepunyaan. (perlu digaris bawahi yang dimaksud “kepunyaan” ini bukan yang “itu”, tetapi biasanya barang yang si kita miliki, tapi bukan barang yang itu juga, dewasalah untuk mengartikan nyah). Barang yang di impentariskan ini nantinya akan kita gunakan demi keperluan kelompok. Barang barang itu biasanyah-nyah: 
Buat opice:laptop, atau PC, kertas, Frint (yang benernulisnya gini, kata ahli computer temen saya juga), tintanya, buku catatan, dll
Buat masak: piring (masing-masing), gelas(masing-masing), teko, hiter, gallon, ricecooker, kompor, ketel, panci, sendok(masing-masing), sinduk, tabung gas, dll… 
Buat keseharian: kasur, bantal, tiker, karpet, alat mandi(masing-masing) dll.
Van: Playstation, TV atau TV tonner kalo bawa PC mah, gitar, kibord, biola, gamboy, PSP, ulartangga, monopoli, harpa, congklak, kaleci, remi, gapleh , bebeletokan dll(ini penting loh, jikalau suasana kkn nya boring mendingan kita autis maen game sendirian).

Nah, si barang-barang yang di sebutkan di situ (patenggang) hendaknya di copy paste oleh kalian si seksi. Seksi peralatan tentunya. Dan mulailah mengdata sisiapa-sisaiapa saja diantara kelompok kalian yang sanggup membawa si barang-banrang tersebut. Tidak usah langsung di bawa itu si barang-barang, biarkanlah jadi konsep semata, kenapa eh kenapa?? “Saya jawab yah, boleh kan??”.. karena-eh karena kita akan mengadakan surpey kelak, nah di surpey ini ada kalanya si rumah yang akan kita tinggali eh salah bukan di tinggalkan di acuhkan maksudnya, tapi di tinggali di duduki maksdnya. Adakalanya si rumah sudah mempunyai barang-barang yang di list oleh si seksi, dan tugas si seksi juga yntuk mendata barang-barang ape saje yang tersedio di rumah sono (loh ko bahasanya jadi gini, ah nga peduli.. hidup Indonesia negaraku!!!). sesudah melist barang yang tersedia, kita konfrim balik ke kelompok bahwa beberapa barang telah disediakani’I oleh si rumah, eh salah si pemiliknya, pemilik si rumah maksdnya.

Di rapat kedua ini yang bekerja adalah si sekertaris yang di bantu oleh si humas. Si mereka berdua mencari surat, surat ke bagian kantor KKN, surat ini berguna untuk si kelompok untuk memuluskan ketika surpey dan KKN, solanya jikalau tidak ada itu surat, si kita nga bakalan di tolak kecamatan atau kelurahan. Berusahalah untuk cepet membikin itu surat menjadi jadi supaya kita lebih cepat untuk perijinan kekelurahan ketika surpey. Sebenarnya si surpey tidak harus selalu formal (mirip dengan semboyan web keren yah, web apa sih, lupa lagi??? www.kihadjartheywanttorock
.com mungkin) tidak musti ketika si surpey di kerjakan si kita bawa surat itu, tetapi adakemungkinan, jikalau aparat nya rese, si kita di tolak (bukan cinta) oleh kecamatan atau kelurahan tersebut. 

Dipertemuan kedua juga, si kita mulai memicarakan tentang surpey dan segala sesuatu yang harus kita punyai ketika akan melakukan ritual surpey tersebut. Tentu saja kita perlu uang, uang untuk apa??untuk bensin jikalau ada yang punya motor dan surpeynya dengan motor. untuk bensin juga, jikalau ada yang mempunyai’I mobil dan surpeynya dengan mobil. Untuk solar jikalau mobilnya pake disel, untuk bensol jikalau pake pesaat (ah sudahlah, jangan bahas terlalu dalam). Intisarinya (bikin heppy) Untuk ongkos akomodasi (makan, minum, bersenang-senang) si kita smua kelompok atau si perwakilan untuk melakukan si surpey. Kedua yang harus kita miliki selain uang buat surpey adalh kesehatan dan kesanggupan. Yang ketiganya adalah skill lobi (ini penting), soalnya yang bersahabatan dengan masalahnya, si kita bisa saja berhadapan dengan orang-orang yang rese atau memanfaatkan, makanya di perlukan ilmu ciuman yang tinggi (ilmu ciuman yang tinggi yang saya maksud adalah bersilat lidah yang tinggi). Taklukanlah mereka dengan elegan, dengan jurus menjilat (karena kita yang butuh) tapi tetap kita juga punya harga dan wibawa.

Setelah surpey, tahu keadaan mulailah kita mengumpulkan uang yang selanjutnya mengumpulkan barang-barang yang sudah di data oleh si seksi. Perlu di garis miringi, pengumpulan barang barang ini usahakan sebelum keberangkatan (ya’ialah), nga.. maksdnya sesaat sebelum keberangkatan, biar agar supaya langsung di angkut untuk diberangkatkan.

Sebelum keberangkatan, si kita seharusnya mempersiapkan transportasi dari si kita berasal kepada si desa. Itu diatur oleh seksi transportasi sebagai penanggungjawabnya. Ada banyak opsi, dimulai pake mobil sendiri kalo ada, atau pake mobil sodara, kalo ada, atau pake mobil sodaranya sodara, kalo ada, atau pake mobil sodaranyasodara, sodaranya kalo ada dan seterusnya… atau nyewa mobil rentalan, atau nyarter angkot… jangan lupa minta biayanyah ke si bendahara hey..

Biasanya sebelum berangkat ada pembekalan dari instruktur, hadirilah itu, perhatikanlah itu, catet lah itu jika penting dan aplikasikanlah nanti si pembekalan itu ketika kita di lapangan. Apa sih yang di bicarakan si instruktur ketika pembekalan??? Si instruktur membekali kita bukan oleh bekal uang tetapi dengan elmu. Si instruktur mengajari kita untuk bagaimana kita bekerja di sana mengenai tema yang di suguhkan di papan pengumuman dulu, tema dari KKN kita. Si kita diberikan penjelasan ewenang dan batasan atas apa yang boleh dan yang tidak kita lakukan di sanah nyah-nyah. 

Jikalau semuanya udah beres, dari hal administrasi di kampus, persiapan akomodasi transportasi, rumah seawaan dan birokrasi di lapangan sudah beres.. bolehlah kita beranjak untuk berangkat ke desa, untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat, membuat masyarakat menjadi maju seperti kita, membuat masyarakat menjadi modern dengan ilmu kita. Walaupun tak banyak kita yang banyak belajar dari kesederhanaan mereka, kita yang berguru dari ke kuno an cara berfikir mereka.

Berlanjut ke bagian 3..
Description: Tutorial KKN (kuliah kerja nyata) bagian 2 Rating: 3.5 Reviewer: ikhsan peryoga ItemReviewed: Tutorial KKN (kuliah kerja nyata) bagian 2

Tutorial KKN (kuliah kerja nyata) Bagian 1


 08 Juli 2009 jam 14:13 
oleh: Ikhsan Peryoga

KKN adalah kuliah kerja nyata. Nga harus secara detail kita kasih itu pengertian dari kuliah kerja nyata itu seperti apa, tapi intinya, kalian akan 1 bulan lebih bersama-sama dan itu artinya dalam sebulan itu bisa jadi neraka bagi kalian tapi bisa juga menjadi surga. Catatan ini adalah tutorial bagaimana caranya untuk menjadikan KKN kalian seperti surga pengalaman indah nan gemilang.

Kita bagi-bagi dulu beberapa Tipe dari kalian, cewe cantik, cewe nga cantik, cowo fleksibel, cowo statis. Renungkanlah, kalian termasuk ke orang yang tive apa??? Kalao udah ketemu citra diri kalian dari 4 tipe manusia tersebut mulailah dengan stategi yang kita tawarkan disini..

Pengumumanman kelompok dan tempat: (nga karuk si kamukmukmu tipe yang mana, sama aja… selanjutnya akan di sebut general) 

Datang ke tempat pengum-um-maman jangan pagi hari atau sore banget, bisanya penuh, sesak kaya ynang registrasi, maklumlah “ngantri” nga ada matakuliahnya (jangan salahkan Universitas hey!!!, itu yang saya ingin katakan sebenarnya karena ngantri nga butuh matakulaihnyah tapi, kesadaran/kemaluan sendiri). Tuliskanlah no telp cadangan kamu di nama kamu, kalau udah ada yang nulis no di kelompok kamu catet juga oleh si kmu. Ini penting: jangan pernah hubungi mereka, biarkanlah mereka yang menghubungi kita, itu akan terhindar dari sangkaan so penting, so aktif. 

Perkenalan pertama bersama kelompok: (general)
kalo udah semuanya nulis nomber HP, biasanya ada janjian/pertemuan awal. Pilih tempat yang menyenangkan, kalo bisa di luar kampus, karena kelompok-kelompok lain biasanya janjian nya di tempat-tempat publik di kampus, seperti di tempat ibadah agama Islam, di taman, di kantin dll. Dan itu akan membuat pusing si kalian untuk bertemu kelompok kalian, biasanya pada nyasar ke kelompok lain. Pilih tempat janjian seperti di mall, di mini market 24 jam, di tempat hangout, di cape atau bahkan lebih baik jika ketemuan di clubing. 

catatan: untuk yang sayang ma pacarnya dan beliau ikut KKN juga, dampingilah ketika acara ini, tunjukanlah kepada kelompok pacar kamu,.. "tah si ini mah udah punya pacar, yaitu aing, jangan ganggu pacar saya!!!".. catatan ini tidak berlaku untuk kalian yang berniat selingkuh

dan untuk kalian yang berniat menjadikan KKN untuk mencari jodoh, untuk mengisi kesendirian kurang lebih 20 tahun kalian.. inilah saatnya untuk mengeceng-ngeceng, buatlah panitia pengaturan cinlok supaya tidak ada saling tumpang tindih cinlok

Perkenalan di pertemuan pertama (general)


Biasanya ada yang so’so tau mengemukakan pendapatnya, mengatur, mengasih cerita pengalaman si seniornya yang temen nya atau si pacarnya pas mereka juga KKN,.. Jangan lakukan hal bodoh seperti itu!!! (ini serius). Mendingan low fropail, lihat dulu keadaan, anggap aja kita observasi lihat karakter2 orang yang akan bareng kita beberapa bulan ke depan. Karena apa hey?? Karena eh karena di pertemuan pertama biasanya adalah rapat penentuan ketua, dan karena terbatasnya pengetahuan kita pada orang2 yang baru kita kenal, biasanya yang jadi ketua adalah orang yang sotoy, so sibuk, so mengerti, so ieh yang sibuk dari semenjak yang ngordinir si janjian sampe si kita-kita berkumpul di pertemuan pertama. Tapi hal itu di sarankan untuk kalian yang nga ingin jadi ketua, dan kita saranin jangan… yah jikalau terkecuali kalian orangnya sotoy, n so-so aktif.itu hak kalian

Di rapat ini juga, dibentuknya struktur organisasi kelompok. Berikut adalah skema standar struktur di kelompok kkn

Ketua: keuntungan, dialah yang sebenarnya ngasih nilai di KKN ini soalnya si pembingbing mah nga ikutan KKN bareng kita, dia dateng cuman 2-5 kali, bahlan 1 kali doang. Makanya segala laporan itu ada di tangan si ketua. Ruginya: si ketua bisa aja di bunuh oleh si masyarakat, di bunbuh oleh si kelompoknya, atau di bunuh oleh tingkahnya sendiri. Dia harus mempunyai LV ngelobi tingkat dewa, ngomong ma kades, ngomonmg ma camat bahkan ke bupati… harus dinamis nga statis, mau dengerin curhatan2 bego anggotanya, bekerja paling keras di segala uruasan, dan bekerja paling keras di segala masalah. Kalo si masyarakat minta dana, kalo si masyarakat ngerjain si kelompok, kalo perlakuan kita nga sesuai dengan masyarakat, yah yang di mintai pertanggungjawaban adalah ketua, makanya ketua mah harus peka, harus siap dihujat, dan harus siap di apa-apain. Hindari jika kamu orangnnya melo atau feminim…


Bendahara: ngumpulin n ngebajet uang, siap-siaplah di hujat jika si uang tersisa, atau habis sebelum waktunya. Siap-siap juga bertengkar dengan tukang masak karena bajet yang kurang sehingga masakan nya nga enak (sebenernyamah nga ngaruh, tidak enaknya masakan, bukan kerana bajet makan yang kurang)


Sekertaris: ribet, ngurus2sin surat keluar masuk, ngurusngurusin administrasi apapun bisa merangkap jadi humas yang harus ke kelurhan ngasihin surat, ke kecamatan ngasihin surat, ke karang taruna ngasihin surat dll. Dan yang paling sialnya, si sekertasis biasanya yang disuruh ngerjain laporan di akhir kkn, LA (lebok aja).. tapi tenang biasanya mahasiswa atau mahasiswa yang jurusan nya ada hubungan nya dengan tulis menulis, seperti fakultas sastra atau bahasa.


Konsumsi: yang ngatur masalah makan dimulai dari bajet, menu samapai kalo ada tamu-tamu yang tak di undang, seperti pemuda lokal yang tiap malam nginep di posko, atau ungsian peserta kkn dari kelompok lain karena si mereka tidak nyaman di kelompoknya (ToT.. loh ko si kita ngadak-ngadak sedih sih??).. siap-siap dihujat jika makanan nga enak. Malu lah dikau jika anggota kelompok kkn mu malah sering makan di luar atau mending beli baso, nasigoreng, mie ayam, yang lewat posko.. malulah, itu berarti masakan kamu beneran kaya racun bagi mereka. Pesan: jangan maksa buat yang nga mau makan, itu akan jadi prahara, jangan makan duluan dan yang paling banyak, itu juga sumber prahara. Usahakan makan bareng…


Humas: standar lah, gurusak-gurusuk ke masyarakat, makanya jadilah humas jikalau kamu orangnya fleksibel, nga pemalu. Untungnya jadi humas, biasanya menjadi orang pertama yang kenal para gadis atau cowo2 lokal yang kece-kece. Sebelum di serobot oleh anggota lain, keluarin lah dulu skil kamukmukmu.


Transportasi: biasanya berjiwa ojek, nga mau banyak mikir, tipe kuli lah, punya motor ngerti motor dan orang lapangan. Selain itu jikalau kamu susah bangun pagi jangan mau lah itu jadi si gtarnsprtasi, bisanya si suruh nganter ke pasar jam 6 pagi.


Peralatan: ini adalah pasangan dari si bidang transportasi. Strata terendah tingkat kasta paria dalam struktur kelompok. Kuli sejati, mikir hanya ketika ngelist barang-barang aja, selebinya kerjanya beli gas atau beli galon, beli lampu, beli kertas kado, beli bawang ke warung, beli tali rapia dll. Jangan mau jikalau sikmu-kmu-kmu nga suka di suruh, karena kerjaan kamu adalah pesuruh.


Jikalau si kalian sudah tau gambaran dari jawatan dan pekerjaan-pekerjaan nyah-nyah, saatnya kalian berstrategi. Berikut adalah beberapa strategi yang patut di pilih.

Strategi A:

Ikuti semuanya dengan normal, bekerj keras normal, males normal, turut peraturan. Si nilai bisa saja A, bisa juga B, tapi kamu harus bekerja normal, mngrluarkan tenaga normal dan membuat si KKN ini tidak terlalu berkesan. 

Startegi B: 

deketin ketua, jadilah penjilat si ketua, jadilah tangan kanan ketua. Jika si ketua berbeda kelamin dengan kita, pacari dia… buat dia kelepek-kelepek ke si kamu, tentu saja dengan melupakan pacar asli kita di luar dunia luar sana, biarlah demi nilai A. bantai orang-orang yang berbeda pendapat dengan kita dengan cara terus berpihak ke si ketua. Perkuatlah posisi ketua seakan si kamu penopangnya ketika ketua di hujat. Nilainya A. evek sampingnya kamu akan di benci oleh lawan kamu, di jaj penjilat, mengandalkan kecantikan-kegantengan untuk nilai A. si kamu juga harus bekerja, mengeluarkan tenaga yang lebih untuk posisi tersebut

Strategi C: 

Buat pengaruh dengan kualisi yang sudah di rencanakan dari awal supaya si ketua terus yang disalahkan oleh kelompok. Buat himpunan penentang ketua, salahkan lah terus semua kebijakan nya dengan berbagai alasan. Nilai A pun ditangan jika kamu beneran membuat si ketua nga bisa apa-apa. Tetapi strategi ini harus dengan perencanaan kelompok dan tidak bisa di kerjakan sendirian. Membutuhkan banyak pendapat, rapat dan cenderung ribet.

Strategi D:

Jadilah sijenius yang pintar dengan memulai perkenalan yang Low propail di awal, nyamar, kenali karakter kelompok dan pelajari kelemahan-kelemahan mereka satu-persatu. pilihlah ketua yang cenderung bego, pilih jabatan yang ringan-ringan/bahkan yang sangat rinngan.. ketika kegiatan berjalan, kuasai mereka dengan senjata atas kelemahan mereka, layaknya kedudukan kita yang lebih tinggi dari ketua, hujat terus si ketua dan anggota supaya dia bertekuk lutut ke si kita. Jadilah ketua yang bergerak dari belakang dan si anggota yang lain nya jadi babu-babu kita. Nilai A ada di tangan dengantidak harus punya tanggungjawab apapun. Malahan kamu akan terbebas dari pekerjaan apapun dan kamu layaknya seperti raja.

Contohlah mereka yang seksi. Seksi peralatan yang menjadi pemenang… sekarang apa strategi mu??

tutorial ini bukan sesuatu yang harus ditanggapi dengan serius tapi kalau serius juga nga apa-apa
Berlanjut ke tutorial KKN selanjutnya.
Description: Tutorial KKN (kuliah kerja nyata) Bagian 1 Rating: 3.5 Reviewer: ikhsan peryoga ItemReviewed: Tutorial KKN (kuliah kerja nyata) Bagian 1

P2m Neglasari Bagian 2 Satengah (dagelan hitam)


oleh: Ikhsan Peryoga

Cerita sebelumnya: kita lagi berada di suatu desa terpencil di majalaya. desa neglasari yang membuat sayah sial di hari pertama karena harus tercebur ke cubluk. Kita tinggal di pesantren sederhana dengan si ayah dan si abang sebagai pemilik dan pemimpin nya. Pengabdian pada masyarakat, anak-anak 2007 melakukan kegiatan mengajarnya ke SD malingping yang jauhnya “sateker kebek”.

Sementara itu dalam rangkayan kegiatan P2m itu, saya, teman saya setia desta dan motornya si Ali sedang dalam hari yang tidak begitu bagus. Saya dan beliau serta motornya si Ali di suruh untuk berbelanja keperluan konsumsi ke majalaya, tapi ternyata ada beribu rintangan yang kami hadapi. (kalo yang belum baca bagian 2 nyah baca dulu, baru ngerti apa yang di maksud dengan beribu rintangan tsb). Sekarang kita hampir sampai ke posko (pesantren si ayah), setelah dari pasar majalaya dan setelah menerima neraka di sana. Sekarang kita (saya, desta, motornya si ali dan teman baru kita yang bernama karung) dihadapi oleh rajanya neraka itu…

Kita berempat (saya, desta, motor si ayah dan karung) memasuki jalan tipe pertama, yaitu jalan yang tidak tersentuh oleh petugas PU, terdiri dari batu dan tanah yang di kumpulkan. tentu saja jalan ini juga masih licin walaupun keadaan sudah panas mentrang kaya gini. Dan sial dong nyah-nyah lagi, kalau ketika kita tadi berangkat kita menghadapi turunan yang curam-curam (lumayan berbaya juga sih), tetapi sekarang adalah ketika pulang coba bayangkan apa yang kita hadapi. “TANJAKAN SUPER ATLET MOTOCROSS!!!!”. Jreng!!! Jreng!!!.. 

Desta, saya, motor si ayah, dan karung: “AAAGGGHHHHHHH!!!!!!”

Motor si ayah pun “ngawahan” (bahasa indonesianyamah mempersiapkan ruang yang cukup untuk tolakan agar si laju motornya si Ali mempunyai tenaga yang lebih, kalau istilah fisikanyamah apa sih?? sayah lupa lagi). Si desta pun serius dengan kedua tangan nya tidak geranyangan ke mana-mana tetepi tetap menggeram kedua setang motor si ayah (tidak usah dijelaskan mungkin yach, si tangan desta yang kiri memegang setang motor si ayah yang kiri pula, dan yang tangan kanan nya punya si desta memegang setang sebelah kanan dari kepunyaan motornya si ayah… saya rasa yang kaya ginih mah tidak efektif kalau di ceritakan yach???). si sayah erat memeluk karung yang maha berat (berat masa nya, berat tanggungjawabnya, brraaatttt!!!! Suaranya ketika tergesek dengan jok motor si ayah). Si sayah tidak berlaku yang tidak-tidak ketika si sayah melewati tanjakan tersebut seperti menggoyang-gotyangkan badan supaya motor si ayah jadi oleng, atau tiba-tiba loncat dari motor karena iseng, tidak, si sayah tidak berlaku seperti itu entah kenapa. 

Tanjakan pun di “hanca” (di jalani dengan tekun) oleh si kita, setengahnya sudah terlewati hey dan kecepatan motor si ayah turun drastis.. “ngahiung” (bahasa Indonesia untuk mendengung) itu meotor si ali seperti menjerit-jerit minta ampun atas derita yang dia alami. “Dest, nga akan bener/ moal baleg” saya itu yang berkata karena si motor sudah tidak kuat menerima cobaan nya, si motor di gas penuh tetapi dia tidak maju, tidak juga mundur. Dengan serta merta bencana pun di mulai… si motor mulai menyerah, lalu dia pu’un seperti hanyut oleh hukum Fisika bergerak ke bawah. “alalalalalalalalalahh” ini ekspresi bukan ekspresi kita yang sedang menyanyi, tapi ekspresi kaget dalam keadaan si motor bergerak perlahan ke belakang yang semakin lama semakin cepat tak terkendali… dengan perintah sum-sum tulang belakang saya, si karung saya lempar ke jalannan batu tersebut seperti melempar tanggungjawab. Sayangnya perbuatan melempar saya tidak merubah keadaan, si motor tetap gontai dan mulai kehilangan keseimbangan dalam ranggka meluncur ke belakang tersebut. 

Ada beberapa penduduk desa yang kebedulan ada di sisi jalan dan ada di depan rumah dan rumahnya ada di sisi jalan memperhatikan kami. Memperhatikan kaminyapun berubah menjadi antusias ketika motor si ayah tidak dalam keadaan seharusnya yaitu maju, tetapi dalam keadaan tidak seharusnya yaitu mundur meluncur ke bawah. Beberapa si ibu-ibu setengah berteriak entah ditunjukan ke siapa, “awas cep!!!”, bukan nya ge’er ibu, tetapi si kita merasa itu teriakan ditunjukan kepada si kami, betul atau tidak??? Walohualam itu rahasia si ibu dan Tuhan. yang lain nya, yang tadinyah ada di depan tumah mereka nyah masing-masing nyah ada yang berlari ke pinggir jalan seakan tidak ingin melewatkan moment berharga nan langka ini. 

Motor si ayah terus meluncur menggila, di iringi kami berdua yang masih menungganginya yang super panik, sementara si karung yang terbuang diam saja di sana di atas… “burukunynyng…” (ekspresi orang sunda) kami meluncur semakin kea rah kanan“goleang-goleong” (ekspresi sunda juga), “geblosh” (sama juga) si ban belakang motor si ayah terperosok ke sebuah lubang, si sayah yang berada paling belakang pun hampir terperosok juga, tapi nga jadi, entah kenapa saya nga jadi mungkin ini takdir. Sayah pikir itu lubang, ternyata memang lubang, tapi lubang besar yang menganga, jurang hey!!!! Asli ini jurang!!!, sialan ini motor sudah setengah mau jatuh ke jurang si sayah dan si desta segera menyadari itu dan dengan segera juga melepaskan apa-apa yang bisa membuat kita berdua jatuh ke jurang tersebut. Otomatis, dengan otomatis si kita tinggalkan itu motor si ayah dan segera berlari menjauhi itu motor layaknya film eksien dimana si kendaraan nya mengandung bahan peledak yang 7 detik lagi akan meledak… keren lah, ekspresi berlarinya kita berdua menjauhi si motor jikalau di slowmosien.
Si para penonton dari yang tadinya antusias, menjadi ikutan panic, walaupun intsnsitas panic nya tidak seperti yang kita alami.

Sayah, desta dan karung selamat, tapi bagaimana itu nasib motor si ayah ??? … astaga si motor tergantung terkatung-katung nyangsang di bibir jurang. Syukurlah tidak jatoh full ke jurang. Dan apa coba yang si kita berdua lakukan setelah itu??? Tertawa terbahak-bahak… asli ini, kita tertawa terbahak-bahak sampai nonggeng (nungging) sambil kedua tangan memegangi perut tanda tak nahan itu ketawanya. Begonya lagi ini masih tengah jalan. Maaf kan saya motor sementara dikau nyangsang si kita malah ketawa-ketawa. Apa yang sebenernya kita ketawain kita juga nga tau, mungkin rangkayan kesialan hari ini perlu di tertawakan di kemudian hari, dan kita tidak sabar untuk menertawakan nya di kemudian hari, makanya (minumnya), pas kejadian aja..

Apa yang terjadi saudara-saudara, ternyata ketawanya kami di sambut kecewa oleh para penonton yang lumayan banyak di sana, ibu-ibu setengah berteriak “si A’a mah cilaka teh kalahkah seuseurian…(artinya:jah si Abang, kecelakaan the malah ketawa-ketawa)” hal itu di sambuti’I oleh ketawaan-ketawaan dari penonton lain yang ada di TKP. saya dan desta tidak mempedulikan itu perkataan si ibu-ibu dan terus ketawa. luarbiasanya kami hey, kejadian yang bisa saja merenggut nyawa pun di buat jadi dagelan..

Di sebelum kita sampai ke posko pesantren ada satu tanjakan lagi, dan kejadian nya sama seperti yang tadi, kita nyorosod (merosot) di tengah-tengah tanjakan, sama juga, kita ketawa-ketawa juga hingga akhirnya tidak berhenti itu ketawa hingga kita sampai di posko.

Si sayah marah-marah itu ke si Eli karena pesenan belanjaan nya yang tidak kira-kira, si eli pun meminta maaf dan sis ayah pun memberikan dia maaf saya. 2 hari kemudian si kami lagi yang di tugasi berbelanja tapi dengan motor yang berbeda. Dan taukah rekan-rekan pembaca sekalian, si sayah sebelumnya protes dulu, “belanjaan nya jangan terlalu banyak yah!!”. Si Eli pun sebagai kordinator konsumsi memberikan bon catatan belanjaan yang kecil kepada kita yang membuat kita senang. Tapi yang terjadi kejadian nya sama.. satu karung!!!!! Sialan hanya bon nya aja yang kecil, si pesenan nyamah tetep banyak. Ternyata si kita berdua di kibulin, bon nya kecil, hal tersebut di ikuti oleh tulisan si eli yang kecil-kecil juga… sial dong!!!

Bersambung ke bagian 3
Inimah asli kalapa hejo!!!
Description: P2m Neglasari Bagian 2 Satengah (dagelan hitam) Rating: 3.5 Reviewer: ikhsan peryoga ItemReviewed: P2m Neglasari Bagian 2 Satengah (dagelan hitam)